Mamfaat Sistem Informasi Manajemen Bagi Perusahaan
REVIEW MANDIRI SISTEM INFORMASI
Kiki Rizqi Ananda Administrasi Bisnis
INSTITUT MANAJEMEN WIYATA INDONESIA
Mamfaat Sistem Informasi Manajemen Bagi Perusahaan
Abstrak :
Semakin berkembangnya jaman, Sistem Informasi diciptkan untuk memudahan manusia dalam pengelolaan dan penyimpanan data,maka untuk menjadikan suatu informasi yang tepat dan akurat. Jika tidak mengikuti perkembangan sistem informasi, setiap perusaahan akan kesudahan dalam proses bisnis.
Keyword : Mamfaat, Sistem Informasi Manajemen, Perusahaan, Organisasi.
Pendahuluan :
Sistem Informasi Manajemen merupakan salah satu bagian yang penting disebagian besar perusahaan saaat ini. Kesadaran atas pentingnya manajemen yang menggunakan teknologi informasi merupakan hal mendorong berkembangnya perusahaan. Semakin maju manajemen sistem informasi yang ada di sebuah perusahaan maka semakin maju pula perusahaan tersebut.
Apabila suatu perusahaan memiliki sistem informasi manajemen yang baik, maka akan banyak keuntungan yang akan diperoleh. Menurut Supriyadi (2013), manfaat dari sistem informasi yang baik utamanya adalah dapat memperbaiki produktivitas pada banyak kegiatan yang ada di dalam perusahaan, mengurangi resiko-resiko finansial,menjalankan proses perencanaan proses bisnis secara efektif dan efisien serta memudahankan pertukaran informasi yang ada di dalam perusahaan dikarenakan data dapat diperoleh secara tepat waktu dan akurat bagi seluruh pengguna. Penggunaan data dan informasi yang akurat akan sangat mempengaruhi sebaik apa hasil dari proses pengambilan keputusan. Suatu keputusan yang dihasilkan dari pengolahan informasi yang tidak akurat akan berdampak pada pengambilan keputusan yang tidak tepat dan tidak akan bisa digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan secara maksimal.
Di lain hal, masih sangat banyak perusahaan skala menengah kebawah yang belum menerapkan sistem informasi dalam manajemen yang mereka miliki, melainkan hanya melakukan pengolahan informasi secara sederhana seperti melakukan pencatatan data di buku, membuat laporan di Word ataupun Excel dan lain sebagainya. Proses-proses bisnis yang dilakukan tanpa adanya manajemen informasi pada suatu proses bisnis berdampak pada rentannya terjadi kesalahan pengolahan informasi, selain itu proses bisnis akan berpotensi berjalan secara tidak efektif dan efisien, disebabkan oleh adanya faktor seperti human error, kondisi lingkungan kerja dan lamanya waktu pelaksanaan. Hal ini menyebabkan berbagai macam kerugian yang akan ditanggung perusahaan, seperti penurunan tingkat produktivitas, penurunan keuntungan dan munculnya biaya tambahan.
Studi Pustaka :
Teori Sistem Informasi Manajemen :
Sistem Informasi Manajemen atau Management Information System adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal dari satu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen agar bisa memecahkan masalah bisnis. Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi.
Sistem informasi manajemen (SIM) merupakan bidang ilmu yang masih relatif baru. Awalnya, SIM hanya merupakan bidang terapan yang mendapat perhatian para pelaku bisnis. Pada tahun 1960-an, para akademisi dari berbagai bidang ilmu. SIM mendapatkan kontribusi dari berbagai bidang ilmu yang lebih mapan, seperti Ilmu Komputer, Ilmu Teknik Elektro, Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Ilmu Matematika dan Statistika, Ilmu Ekonomi dan Manajemen, serta berbagai Ilmu Sosial lainnya seperti Psikologi, Budaya, Filsafat, dan mungkin masih ada klaim dari ilmu lainnya. Mulai memperhatikan dan mengadakan kajian dan praktik.
Konsekuensi dari sebuah bidang ilmu yang relatif baru ialah para penelitinya memiliki latar belakang non-SIM. Mereka cenderung memanfaatkan kaidah dan metode sesuai bidang latar belakang yang mereka anut, serta mempertahankan warna bawaannya tersebut. Para akademisi berupaya untuk menyelesaikan permasalahan SIM dengan beraneka ragam kerangka-acuan, sesuai dengan latar belakang pendidikan masingmasing (Ibrahim, 2004: 1-2).
Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang memiliki kebutuhan yang serupa. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi dan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Raymond McLeod Jr (1995)
Secara sederhana suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atau variabel-variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu untuk mencapai suatu tujuan. Unsur-unsur yang mewakili suatu sistem secara umum adalah masukan (input), pengolahan (proses) dan keluaran (output). Di samping itu sistem senantiasa tidak lepas dari lingkungan sekitarnya, maka umpan balik (feedback) dapat berasal dari output akan tetapi dapat juga berasal dari lingkungan sistem yang dimaksud (Djumiarti, 2013).
Teori SDLC :
System Development Life Cycle (SDLC) merupakan sebuah prosedur yang digunakan untuk menggambarkan proses suatu sistem secara kompleks. SDLC juga merupakan sebuah proses yang sering digunakan sistem informasi, system engineering, dan software engineering. SDLC menyediakan sebuah framework untuk menciptakan, merencanakan dan mengatur sebuah sistem informasi yang akan dikembangkan (Amlani, 2012).
Tahapan dari SDLC lebih berfokus pada arsitektur IT secara keseluruhan dan detail dari setiap komponen IT yang digunakan (Pollard, dkk., 2010). Beberapa contoh model dari hasil evolusi SDLC adalah waterfall model, iterative and incremental development, agile development, code and fix, spiral model (Ahmed, dkk., 2013). SDLC itu sendiri dibagi menjadi empat fase yaitu: (1) Planning and Selection, (2) System Analysis, (3) System Design, dan (4) System Implementation and Operation. Model SDLC yang berfokus pada fungsionalitas sebuah sistem daripada kebutuhan penggunanya menjadi salah satu kesulitan yang dialami suatu organisasi
Pembahasan :
Penelitian Terdahulu :
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan oleh Machmud,Rizan (2014),dapat disimpulkan bahwa sistem informasi manajemen berperan positif dalam meningkatkan efektivitas kerja pegawai, sedangkan saran yang diajukan bahwa sebaiknya pegawai diikutkan pendidikan dan pelatihan. Sedangkan menurut pendapat Sedarmayanti (2017:95) menyatakan bahwa “Sistem informasi manajemen mempunyai manfaat dalam organisasi. Manfaatnya, untuk meningkatkan efisiensi, di mana data karyawan dan aktivitas sumber daya manusia digabungkan menjadi satu.
Sistem informasi pun harus ada alat bantu untuk membantu proses berjalannya informasi diperusahaan seperti penelitian oleh Jari. P. S(1984) bahwa Fingerprint merupakan salah satu bentuk biometrika yang merupakan sebuah teknologi baru yang memiliki fungsi utama untuk mengenali manusia melalui sidik jari, mata, wajah, atau bagian tubuh yang lain. Fingerprint berasal dari bahasa Inggris yang berarti sidik jari merupakan fungsi pengawasan atau controlling.
Secara sederhana suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen atau variabel-variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu untuk mencapai suatu tujuan. Unsur-unsur yang mewakili suatu sistem secara umum adalah masukan (input), pengolahan (proses) dan keluaran (output). Di samping itu sistem senantiasa tidak lepas dari lingkungan sekitarnya, maka umpan balik (feedback) dapat berasal dari output akan tetapi dapat juga berasal dari lingkungan sistem yang dimaksud (Djumiarti, 2013).
System Development Life Cycle (SDLC) merupakan sebuah prosedur yang digunakan untuk menggambarkan proses suatu sistem secara kompleks. SDLC juga merupakan sebuah proses yang sering digunakan sistem informasi, system engineering, dan software engineering. SDLC menyediakan sebuah framework untuk menciptakan, merencanakan dan mengatur sebuah sistem informasi yang akan dikembangkan (Amlani, 2012). Tahapan dari SDLC lebih berfokus pada arsitektur IT secara keseluruhan dan detail dari setiap komponen IT yang digunakan (Pollard, dkk., 2010). Beberapa contoh model dari hasil evolusi SDLC adalah waterfall model, iterative and incremental development, agile development, code and fix, spiral model (Ahmed, dkk., 2013). SDLC itu sendiri dibagi menjadi empat fase yaitu: (1) Planning and Selection, (2) System Analysis, (3) System Design, dan (4) System Implementation and Operation. Model SDLC yang berfokus pada fungsionalitas sebuah sistem daripada kebutuhan penggunanya menjadi salah satu kesulitan yang dialami suatu organisasi
Pembahasan
Melihat penelitian terdahulu dengan materi yang disampaikan oleh Bapak Bapak Budi Jejen Zaenal Abidin S.T., M.Kom Dalam mata kuliah sistem informasi manajemen, memiliki kesamaan yaitu Sistem informasi sangat penting bagi perusahaan,diantaranya :
Perusahaan Power Financial Analytics Data Services, sebuah perusahaan data dan perangkat lunak yang melayani industri keuangan dengan kantor di New York City, Atlanta, Los Angeles, dan Chicago, sedang mencari untuk mengisi posisi tingkat awal untuk dukungan klien keuangan dan asisten penjualan.
Perusahaan ini memiliki 1.600 karyawan, banyak di antaranya adalah konsultan yang menunjukkan kepada klien cara bekerja dengan perangkat lunak analitik keuangan dan produk data yang kuat.
Dukungan klien keuangan dan asisten penjualan akan menjadi bagian dari tim dalam layanan konsultasi perusahaan. Tim konsultan menggabungkan pemahaman menyeluruh tentang keuangan dan teknologi dengan keahlian khusus dalam perangkat lunak Power Financial Analytics Data Services dan membantu klien dalam berbagai cara. Perusahaan menyediakan pelatihan di tempat kerja dalam perangkat lunak dan metode konsultasinya. Tanggung jawab pekerjaan meliputi:
• Mendukung aplikasi Layanan Data Analisis Keuangan.
• Membantu tim membuat model dan layar khusus.
• Pelatihan klien di kantor mereka dan di seminar.
• Memberikan konsultasi ahli kepada klien melalui telepon dan di tempat.
Sistem informasi manajemen mempunyai unsur-unsur
Memasukan (Input)
Pengolahan (Proses)
Keluaran (Output)
Sistem informasi juga menggunakan suatu alat untuk membantu perusahaan untuk menyimpan atau menyampaikan informasi, salah satunya adalah absensi menggunakan finger print, selain finger print ada beberapa alat lain,yaitu komputer, printer, dan lain-lain.
System Development Life Cycle (SDLC) merupakan sebuah prosedur yang digunakan untuk menggambarkan proses suatu sistem secara kompleks. SDLC juga merupakan sebuah proses yang sering digunakan sistem informasi, system engineering, dan software engineering. SDLC menyediakan sebuah framework untuk menciptakan, merencanakan dan mengatur sebuah sistem informasi yang akan dikembangkan. SDLC itu sendiri dibagi menjadi empat fase yaitu: (1) Planning and Selection, (2) System Analysis, (3) System Design, dan (4) System Implementation and Operation.
Kesimpulan analisa :
Dengan berkembangnya jaman, sistem informasi bagi perusahaan sangat diperlukan apalagi dibagian yang paling vital seperti manajemen dan penghitungan uang. Oleh karena itu, mempelajari teori dan praktek dari mata kuliah Sistem Informasi Manajemen sangat Penting dan harus dipelajari.
Penutup :
Sekian dari saya selaku pengarang dari review ini, saran dari saya para pelaku usaha harus memanfaatkan betul adanya sistem informasi ini, karena ini sangat berguna.
Referensi :
Putra, M. A. (2021). Pengaruh Teknologi Sistem Informasi Manajemen Terhadap Perusahaan (No. tzac9). Center for Open Science.
MLA Machmud, Rizan. "Peranan penerapan sistem informasi manajemen terhadap efektivitas kerja pagawai lembaga pemasyarakatan narkotika (lapastika) bollangi kabupaten gowa." ARTIKEL 1.233 (2014).
Pangestu, Danu Wira. "Teori Dasar Sistem Informasi Manajemen (SIM)." Ilmu Komputer. Com. at: http://bangdanu. wordpress.com (2007).
Sutisna, Tori. "Manfaat Sistem Informasi Manajemen." Jurnal Informatika: STMIK Tulus Cendekia 1.1 (2021): 16-21.Sutisna, T. (2021).
Pratama, F. A., & Sediyono, E. (2017). Analisis Peranan User Pada Proses SDLC Terhadap Pengembangan Sistem Informasi Perjalanan Dinas. Jurnal Buana Informatika, 8(1).
Komentar
Posting Komentar